Postingan

Menampilkan postingan dengan label Menulis sebagai Terapi

Pena dan Pulih: Ketika Journaling Menjadi Meditasi Harian

Gambar
Pagi terasa dingin, ketika gerimis perlahan membasuh jendela kamar saya. Butir-butir kecilnya menyapu kaca, meninggalkan jejak embun yang memburamkan pandangan ke luar. Di sudut meja, sebuah buku catatan terbuka, masih menyimpan tinta dari tulisan kemarin yang belum sepenuhnya kering. Ada keheningan yang menguar, seolah kata-kata yang tertinggal masih ingin menyampaikan sesuatu. Di dalam ruang sunyi itulah saya kembali menemukan makna menulis sebagai jalan pulang. Pulang kepada diri sendiri, yang mungkin saja sedang terluka, letih, atau bahkan merasa asing di tengah keramaian dunia. Saya percaya bahwa ibadah tidak selalu bersandar pada gerakan ritual. Terkadang, ia tumbuh dari keberanian untuk menyelami diri sendiri. Misalnya, dari goresan yang jujur, atau dari keheningan yang dipeluk. Dalam praktik itulah saya mengenal journaling. Sebuah aktivitas sederhana yang lambat-laun menjadi semacam laku spiritual harian saya. Ia bukan semata kegiatan mencatat kejadian, tetapi lebih sebagai up...