Postingan

Menampilkan postingan dengan label Self-awareness

Self-Diagnosis dan Label Mental: Antara Kesadaran dan Kebingungan Kolektif

Gambar
Pernahkah kamu mendengar seseorang berkata, “Aku ini kayaknya ADHD deh,” atau “Aku ini anxious parah,” padahal ia belum pernah sekalipun duduk dengan psikolog atau psikiater? Sebenarnya, fenomena semacam ini semakin lazim di lini masa kita. Di tengah ledakan informasi dan kesadaran akan kesehatan mental, masyarakat justru terjebak dalam paradoks, semakin sadar, tetapi juga semakin bingung. Mereka seringkali mendeklarasikan diagnosis untuk dirinya sendiri, seolah label mental menjadi identitas baru yang membentuk eksistensi. Saya sendiri bukan tidak mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental. Bahkan, ini adalah langkah awal yang baik, karena membuka ruang percakapan yang selama ini ditabukan. Tetapi, ketika kesadaran itu berkembang menjadi banjir label tanpa pemahaman yang cukup, kita pun perlu menarik napas dan mulai bertanya ulang. Apakah kita sedang menyembuhkan diri, atau justru memperpanjang kebingungan kolektif? Dua pemikir penting, Miche...